Jumat Bersih seluruh Warga MTs N Wonosobo

Program MTs N Wonosobo dalam meningkatkan kesadaran Siswa akan kebersihan Lingkungan

Serah terima jabatan

Serah terima jabatan pengurus OSIS periode 2012/2013 ke periode 2013/2014 Pembacaan surat keputusan kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri Wonosobo tentang Pembentukan Pengurus OSIS dan Pemberian Penghargaan kepada Peserta LDK terbaik

Heaking Curuk Winong

Siswa MTs N Wonosobo dan gabungan kepramukaan se kecematan Selomerto

MTs N Wonosobo Jakarta Tour

Sudah menjadi Program MTs N Wonosobo setiap tahunya.

LDK MTs N Wonosobo

Latihan Dasar Kepemimpinan MTs Negeri Wonosobo

Minggu, 22 Februari 2015

Pemanfaatan Sampah Kertas Menjadi Kerajinan Bernilai Ekonomis

Pemanfaatan Sampah Kertas Menjadi Kerajinan Bernilai Ekonomis - Bertambahnyajumlahmanusiaberdampakpadasemakinmeningkatnyajumlahkebutuhanmanusiaitusendiriakansegalasesuatudiantaranyabarangkebutuhan primer, sekunder, ataupuntersier. Dalamhalpenyediaansegalamacamkebutuhantersebuttidakbisalepasdaripengemasansertabahan-bahan yang digunakandalampenyajiannya. Akan Tetapi proses tidakberhentisampaidisitusajanamunadadampak yang patutmenjadiperhatiankitasemuakarenabisamemberikandampak yang sangatbesarkepadamanusiaitusendiriyaituberupasisaatausampahdari proses penyediaansegalabarangkebutuhantadi.

Sampahitusendiridapatdiartikansebagai material sisa yang tidakdiinginkansetelahberakhirknyasuatu proses (Wikipedia, 2012). Selanjutyaberdasarkansifatnyasampahjugadikategorikanmenjadiduayaitusampahorganik (degradable) yaitusampah yang mudahmembusuksepertisisamakanan, sayuran, daun-daundansebagainyabahkanbisadiolahmenjadikompos.Jenissampah yang keduayaitusampahanorganik (undegradale) yaitusampah yang tidakmudahmembusukatausangatsukaruntukdiuraikanolehmikroorgnasimesepertisampahplastik, kaleng, kertas, botoldansebagainya.Jenissampah yang pertamayaitusampahorganiktaditidakmemberikandampak yang seriusterhadapmanusiadanlingkungankarenahanyamembutuhkansedikitpengelolaansajaakantetapijenissampah yang keduayaitusampahanorganiksangatmembutuhkanpenanganan yang seriuskarenajikadibiarkantertumpukbegitusajamakatidakdapatdibayangkandampaknyaterhadapmanusiadanlingkungan. Misalkansajasampahplastikkarenaberbahanpolimermakadibutuhkanwaktusampaidengan 500 tahununtukdapatterurai, apajadinyadenganbumikitainijikasampahplastikiniterustertumpukdandibiarkanbegitusaja.

Untukmenanggulangimasalahsampahanorganikiniselainmenggunakansistemdaurulangadasistem lain yang dapatdigunakanyaitudenganmengolahkembalisampah-sampahtersebutmenjadibarang lain yang memilikinilaiekonomis. Ada duahal yang didapatdari proses tersebutyaituadanyausahadalammengurangijumlahsampahanorganikdan yang keduabisamembukalapangankerjamelaluitangan-tangankreatifsehinggamenghasilkankarya-karyabernilaiekonomi.

Pemanfaatan Sampah Kertas Menjadi Kerajinan Bernilai Ekonomis

Salahsatucontohusahapengolahankembalisampahanorganikiniadalahpengolahankertasbekassebagaikerajinanrumahtanggaataumenjadiperabotanrumah yang sangatindah.Berbekalbakat, ide kreatif, dayaimajinasiserta rasa kepedulianterhadaplingkunganiamampumengolahsampah-sampahkertassepertibungkus-bungkusrokok, kotakbekas, kertas cover bukudan lain sebagainyamenjadianyamanberbagaibentuk. Sampahtersebutdapatdisulapmenjadikerajinanberupawadahkueberbentukangsa, guci, keranjangbuah, vas bunga, kotakpermencelengandll.

Olehkarenaselamainiparapengepulkertasbekashanyamengambilataumendaurulangsampah-sampahkertasberukuranbesarsajasepertikardusataukotakbesarlainnyasedangkansisanyasampahkertasberukurankecilpadaakhirnyaakanberujungpada proses pembakaran yang jugamemberikandampakterhadappolusiudara. Setelahbahan-bahanterkumpul proses pengolahaninimulaimengguntingbahankertastadisesuaiukuran. Selanjutnyakertas yang telahdiguntingdilipat, digulungataupundiuntirsesuaidenganmodelnya yang barulahkemudiankertashasildilipatan, digulunganataupundiuntirantersebutdirangkaiataupundianyammenjadibarang-barangatauperabotanrumahtangga yang diinginkan, untukmenambahkekuatanrangkaianatauanyamandapatditahbahkandenganlemkayu.Langkahterakhiryaitu finishing yaitudenganmelapisirangkaiankertasvernisatau pun cat.Setelahdilapisimakadapatdipastikanhasil-hasilkerajinantadidapatbertahan lama.

Pemanfaatan Sampah Kertas Menjadi Kerajinan Bernilai Ekonomis

Selainlimbahkertasdapatdijadikankerajinansepertidiatasdapat pula diolahmenjadibuburkertassebagaibahanpengganti semen ataupun gypsum untukmembuatkerajinanmetodecetak,seperti ;celengan, pigora, topeng, patung, kertasdaurulang, hiasandiding. Untuk proses pengolahanbuburkertas, kertasdipotongkecil-kecilkemudiandirendam air selama 2-4 hari, selanjutnyadiblenderatauditumbukhinggahalus. Setelahmenjadibuburkertasditambahlemkayudapat pula ditambah semen putih agar lebihkuat, barulahsiapkancetakansesuaidengankeinginan.Dalam proses pencetakanbuburkerjatasharusdipadatkan agar mendapatkanhasil yang halusdankuat, kemudianbarulahdikeringkandengansinarmatahari. Proses akhirkerajinanhasilcetak dipoles dengancat agarlebihmenarikdantahan lama. Selamatmencoba.

Kamis, 19 Februari 2015

Tips Cara Pertolongan Orang Kesurupan

AWAS KESURUPAN

Achmad Zudin,S.Ag

Kita sering menjumpai Fenomena kesurupan yang terjadi disekitar kita bahkan ada yang bentuknya masal,dalam kajian ini saya akan mengulas sedikit tentang fenomena kesurupan semoga dapat membuka kesadaran kita bahwa syariat Islam sejatinya dibangun atas dasar Al Qur’an dan Hadits.Peristiwa yang lebih dikenal dengan istilah kesurupan atau kerasukan jin ini acap kali menjadi polemik di tengah masyarakat kita yang heterogen,sehingga sekian persepsi bahkan kontroversi sikap pun bermunculan ke permukaan. Ada yang membenarkan dan ada pula yang mengingkari, ada pula yang menganggapnya sebagai Perbuatan syirik.Yang sangat berbahaya adalah karena hanya ingin dikatakan lebih hebat dan kuat diantara orang lain mereka bermain-main dengan jin dan mereka tidak sadar kalau hal itu dapat membawanya kedalam perbuatan syirik karena kedangkalan terhadap pemahaman agama Islam.

Tips Cara Pertolongan Orang Kesurupan

Kesurupan adalah salah satu kasus gangguan mahluk halus Jin terhadap manusia. Dalam Al Qur’an Allah mengingatkan agar kita waspada terhadap golongan Jin ini, Rasulullah juga mengingatkan bahwa Jin bisa keluar masuk tubuh manusia melalui jalan darah.Jin juga seperti manusia terdiri atas berbagai bangsa, suku, golongan dan kelompok. Ada yang baik ada pula yang buruk, ada yang sholeh , beriman, bertakwa ada pula yang kafir , munafik dan berperilaku buruk. Jin yang sholeh dan baik biasanya tidak suka usil mengganggu manusia, namun Jin kafir dan berperilaku buruk sering mengganggu kehidupan manusia.Di dalam kitab Ash-Shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنِ ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ

“Sesungguhnya setan itu dapat berjalan pada tubuh anak cucu Adam melalui aliran darah.” (HR. Al-Bukhari ). Jin juga bisa masuk dan melakukan interfensi terhadap kehidupan manusia oleh beberapa sebab antara lain: Pengaruh keturunan, pengaruh benda pusaka,tanpa sengaja menggangu kediaman Jin,diminta datang dan hadir oleh yang bersangkutan,didatangkan atau dihadirkan oleh pawang atau orang yang ahli. Adapun ciri utama orang yang kerasukan, biasanya orang tersebut tiba-tiba jatuh pingsan, tidak sadar diri, lalu melakukan perbuatan yang tidak wajar seperti teriak-teriak dan menjerit atau berbicara yang tak jelas, meminta sesuatu, atau marah-marah yang tak jelas, matanya bisa sambil tetap tertutup, tapi bisa juga terbelalak melotot menakutkan, bisa juga sambil menangis menjerit-jerit kesakitan, menangis meraung raung, atau menggeram seperti suara harimau, atau bicara seperti nenek- nenek atau kakek-kakek, atau seperti anak kecil, atau seperti perempuan nakal yang merayu-rayu,bila dipukul tidak merasa kesakitan, ada banyak sekali modusnya, tak terhitung. 

Kalau kita sedih, stress, gundah, menolak realitas, capek beraktivitas, bengong, melamun, berpacaran,bertindak asusila dan lain-lain dan yang berbahaya adalah ketika sudah berlebihan (ekstrem) sampai membuat kita kehilangan kontrol diri. Jika keadaan pikiran dan fisik yang terlalu berlebihan itu dialami oleh orang yang jiwanya masih labil, maka sangat mungkin reaksinya adalah disosiasi (kehilangan kesadaran), histeria, kesurupan atau masuknya energi negatif ke dalam dirinya.Orang yang di sekitarnya pun rentan apabila pertahanan jiwanya lemah atau memiliki kondisi kejiwaan yang sama. Seperti kata Prof. Dr. Dadang Hawari, reaksi disosiasi bisa menimpa mereka yang jiwanya labil ditambah dengan kondisi jiwa yang tertekan. Reaksi ini akan menjadi kesurupan massal karena sugesti. Orang yang berpotensi mudah terkena kesurupan bila mana dalam keadaan :

Orang yang merasa terlalu tertekan atau terlalu kosong jiwanya. Terlalu tertekan itu sama bahayanya dengan terlalu kosong (bengong) bagi pikiran manusia,Terlalu tertekan fisik dan mentalnya sehingga terlalu capek,Mereka yang pemalas dan kurang kreatif dalam menghadapi kenyataan hidup atau konflik sehingga mudah merasa menemui jalan buntu atau mudah merasa terkendala,Mereka yang semangat hidupnya lemah, terlalu bergantung pada kekuatan eksternal di luar dirinya sehingga mudah dikontrol oleh kekuatan lain,Mereka yang terlalu mudah cemas, khawatir, atau takut (pesimis) atau yang susah mengendalikan dan mengelola emosi negatif menjadi positif (reaktif),Mereka yang kurang latihan berpikir rasional dalam hidup (kurang berlandasan iman ,taqwa dan amal sholeh),Mereka yang berpacaran sebelum waktunya,bertindak asusila dan suka melanggar aturan.Maka dari itu jika kita menjumpai orang yang memiliki tanda tanda atau gejala seperti tersebut, segera lakukan tindakan pertolongan darurat atau pertama dengan cara :

1. Ajak beberapa orang dewasa yang berani dan kuat untuk menggotong dan membawa sipenderita ketempat yang aman dan nyaman, agar bisa ditidurkan dengan telentang di atas tempat tidur kalau di rumah, atau di rumput kalau di lapangan. Kalau siang hari, bawa keluar ruangan, justru di bawa ketempat yang terkena sorotan sinar matahari langsung ( jin takut sinar matahari langsung).

2. Segera cari sejenis cairan yang bisa merangsang saraf penciuman di hidungnya seperti antara lain: Parfum yang tidak mengandung alkohol, minyak wangi biasa yang agak keras baunya, minyak angin cap Elang, minyak angin cap Kapak, Balsem dan lainya. Segera oleskan di lubang hidungnya agar terhirup dan merangsang saraf penciumannya.

3. Segera kompres kepala di bagian ubun-ubunnya dengan minyak wangi atau minyak angin, atau air es yang dingin untuk merangsang saraf kesadaran di otaknya.

4. Segera lepaskan pakaian, sepatu, arloji, jaket dan sabuk atau jilbab ( yang membuat penderita sesak nafasnya ) dalam batas tak melanggar etika kesopanan dan agama.

5. Jauhkan penderita dari mereka yang iseng menonton (yang membuat penderita tidak nyaman,gerah,kepanasan,sesak nafas ) dan dapat menjadi kesurupan masal.

6. Panggil ahli kesehatan medis dan ahli kesehatan non medis praktisi spiritual penyembuh yang berpengalaman, untuk mendeteksi apakah penderita pingsan karena kesurupan atau karena sakit ayan, atau sakit jiwa atau sakit lainnya/santet/guna guna.

7. Hindari melakukan tindakan kekerasan kepada penderita yang meronta ronta dan melakukan perbuatan kasar/brutal, atasi sebaik mungkin.

8. Hindari perbuatan untuk menggoda dan membuat penderita sebagai obyek permainan,lawakan, tontonan dan gurauan,

9. Minta tolong pada orang yang ahli dan berpengalaman ( sesuai dengan syareat Islam ) untuk melakukan tindakan penyembuhan lebih lanjut,jauhi ilmu perdukunan.

10. Seorang yang memang sudah ahli dan berpengalaman menyembuhkan penyakit kesurupan, biasanya menggunakan metoda penyembuhan sesuai aliran ilmu pengobatan yang dikuasainya. Ada yang menggunakan enerji Illahiah,kalau penyembuh metoda enerji Illahiah, pasti akan memasukan metoda Rukyah/pembacaan ayat suci Al Quran secara terbuka dan jelas didengar banyak orang, dilengkapi berbagai media yang tak dilarang oleh agama,sehingga terbebas dari unsur syirik.

Pengobatan bagi orang yang kesurupan dapat dengan cara seorang muslim yang hatinya sejalan dengan lisan,perbuatan dan ruqyahnya membacakan bacaan bagi orang yang kesurupan. Dan pengobatan dengan ruqyah yang paling ampuh adalah dengan surat Al-Fatihah,ayat kursi, dua ayat terakhir surat Al-Baqarah, Qul Huwallahu ahad (surat Al-Ikhlas), Qul A’uudzubirabbil Falaq (surat Al-Falaq), dan Qul A’uudzubirabbin Naas (surat An-Naas), dengan memberi tiupan pada orang yang kesurupan dan mengulangi bacaan tersebut sebanyak tiga kali atau lebih, dan ayat-ayat Al-Qur’an lainnya.Sebab seluruh isi Al-Qur’an adalah penyembuh bagi apa yang ada di dalam hati, petunjuk, dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.

Waktu yang rawan terkena kesurupan sebenarnya adalah pada saat setelah terbenam sinar matahari, karena jin jahat/setan adalah tergolong dalam kejahatan bila malampun telah tiba.Tapi kesurupan bisa juga terjadi pada siang hari dalam kasus kasus tertentu. Upaya pencegahan agar kita terhindar dari penyakit kesurupan, disamping selalu beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, kita juga harus melakukan dengan cara taubat dari segala macam kesalahan dan dosa, senantiasa bertadarus Al Qur’an,berdzikir, do’a dan ta’awwudz yang sudah di syari’atkan dan dengan taat pada semua perintah dan menjauhi larangan Allah SWT, disamping itu kita juga harus memperhatikan beberapa hal dibawah ini supaya terbebas dari kesurupan :

1. Hindari kencing dan buang air besar sembarangan disebuah hutan atau semak belukar yang sepi, atau dibawah pohon dan batu besar, yang mungkin kediaman jin.

2. Hindari kebiasaan pergi kekuburan untuk hanya meminta berkah dari arwah almarhum, tapi kalau mau justru kirimilah mereka dengan doa.

3. Hindari kebiasaan atau budaya lama membakar kemenyan, memberikan sesajen kepada arwah leluhur, Danyang atau penguasa jin setempat, baik dirumah, dipekarangan ataupun dipekuburan.

4. Hindari bekerjasama dengan Jin Islam apapun, termasuk Khodam yang sering diperjual belikan.

5. Jangan menyimpan dan memberikan sesajen pada benda pusaka seperti keris, golok, tombak, batu cincin dll baik di rumah maupun di kantor.

6. Jangan memakai dan menyimpan cincin berbatu sakti yang diyakini berisi jin sakti seperti Keong Buntet, Rantai Babi.

7. Jangan menyimpan atau memakai isim /jimat bertuliskan Huruf Arab.

8. Jangan suka bermain mengundangn jin/arwah seperti jailangkung Jalangse.

9. Jangan mau dijadikan media untuk menghadirkan arwah leluhur.

10. Jangan mau diajak bekerjasama dengan jin apapun, termasuk jin Islam, haram hukumnya.

11. Hindari sikap sombong,ingin menang sendiri dan serakah

12. Jangan berbuat maksiat dan perbuatan yang melanggar syari’at yang telah ditetapkan Allah .

13. Hindari minuman keras,berpacaran belum waktunya dan bertindak asusila.

Kesurupan akan dapat merusak kondisi mental dan fisik. Fisik akan semakin lemah, bisa melakukan bunuh diri, sarafnya juga akan rusak dan bisa bodoh bahkan jadi gila.Dan ingatlah syirik diibaratkan semut hitam diatas batu hitam dalam waktu malam yang gelap gulita.Mengapa kita hanya ingin kelihatan lebih hebat,menang dan kuat dari orang lain dengan melakukan perbuatan syirik dan dosa,kita harus menyikapi kesurupan dengan benar sesuai syri’at Islam sehingga terhindar dari perbuatan syirik yang dosanya tidak diampuni oleh Allah SWT,Mari kita kembali kejalan syari’at yang telah ditetapkan di dalam kitab suci Al Qur’an dan Hadits sehingga akidah kita akan selamat.

Selasa, 17 Februari 2015

Pelatihan Penilaian Kurikulum 2013

Pelatihan Penilaian Kurikulum 2013

Pelatihan Penilaian Kurikulum 2013

Mengingat banyaknya keluhan dari guru tentang sistim penilaian siswa di kurikulum 2013, untuk itu MTs Negeri Wonosobo memberikan paltihan tersebut kepada guru-guru. Agar ke depannya tidak ada masalah lagi dalam pembuatan nilai siswa.

Selama tiga hari bapak/Ibu guru MTs Negeri Wonosobo mengikuti pelatihan penilaian kurikulum 2013. Pelatihan yang di mulai 13-15 Oktober 2014 berlangsung lancar. Pelatihan yang di bimbing oleh Muchtarudin, S, Ag yang juga guru MTs Negeri Wonosobo.

Selama tiga hati pelatihan tersebut guru-guru di beri materi tentang bagaimana cara memasukkan nama siswa ke dalam kolom, hingga memasukkan nilai-nilai siswa hingga menjadi nilai raport.

Heni Trihastuti, M.Pd menuturkan, akhirnya dia paham dalam mengolah nilai dengan sistem yang diberikan dalam pelatihan tersebut. Walau masih ada beberapa yang belum paham, namun itu bukan menjadi persoalaan dan terus mempelajarinya. Sehingga dapat mengerti betul tentang pembuatan nilai di kurikulum 2013 ini, tuturnya.

Hal yang sama pun di alami oleh guru-guru yang lain, karena mengolah nilai di Kurikulum 2013 ini sangat berbeda jauh dengan sistem pengolajan nilai di kurikulum sebelumnya. Dengan adanya pelatihan penilaian kurikulum 2013 ini di harapkan semua guru mampu memahami cara pengolahan nilainya. | akhmat

Hikking Rally dan Kemah Budaya MTs N Wonosobo

HIKKING RALLY DAN KEMAH BUDAYA

Oleh : Hanifa Istighfaroh IXF



Aku senang karena bisa mengikuti kegiatan Hikking Rally dan Kemah Budaya yang diadakan untuk memperingati hari pramuka yang ke-56. Kegiatan ini diikuti oleh 6 sekolahan yang ada di Kecamatan Selomerto. Ini ceritaku saat mengikuti kemah budaya

Pada hari Jum’at pukul 08.00 kami berangkat menuju ke Lapangan SMP N 1 Selomerto. Sesampainya disana kami langsung mendirikan tenda. Setelah selesai mendirikan tenda kami mengikuti upacara pembukaan Hikking Rally dan Kemah Budaya. Setelah itu kami istirahat sambil menunggu anak laki-laki yang sedang melaksanakan salat jum’at. Setelah anak laki-laki selesai melaksanakan salat jum’at kami makan siang bersama. Kemudian kami mengikuti games dan forum penggalang. Nada,lusi, dan iin mengikuti forum penggalang sedangkan lainnya mengikuti games termasuk aku. Gamesnya sangat menarik, salah satu games yang menurutku paling menarik adalah Perang Bantal tapi sayang pada saat perang bantal aku kalah dengan temanku yang dari SMP N 1 Selomerto.

Setelah gamesnya selesai. Semua peserta kemah budaya istirahat sambil menunggu waktu sholat asar, kemudian makan sore bersama di tenda anak putri. Inilah yang ku tunggu-tunggu saat dimana dimulainya Pentas Seni. Kami menampilkan Tari Saman yang berasal dari aceh. Kami mendapatkan nomor undi 5. Semua peserta dari setiap sekolah telah menampilkan tariannya. Dan inilah saatnya pengumuman, Juara 1 diraih oleh SMP N 1 Selomerto, Juara 2 diraih oleh SMP N 2 Selomerto, dan Juara 3 diraih oleh MTS N Wonosobo.sedangkan juara harapan 1 diperoleh SMP 3 Selomerto, juara harapan 2 diperoleh SMP KRISTEN, dan juara harapan 3 MTs Ma’arif Selomerto. Kami sangat senang bisa mendapatkan Juara 3. Ya......... walaupun juara 3 tapi itu merupakan kebahagiaan tersendiri buat kami.



Pada hari kedua kami bangun pukul 05.00 kami langsung mengambil air wudhu dan Solat berjamaah di masjid SMP N 1 Selomerto, selesai solat kami melakukan senam pagi yang dipimpin oleh Kak Irvan dan Kak kholiq. Setelah itu kami langsung mandi dan persiapan giat. Pada pukul 08.00-09.00 kami mengikuti Upacara Jambore PIK-R. Seusai mengikuti Upacara kami mengikuti kegiatan Hikking Rally, Seminar Panel, dan Donor Darah. Anak putri yang mengikuti Hikking Rally adalah Aku,Nada,Widad,Lusi,Iin,Juliyah,dan wiwik. Sedangkan anak putra Faizul,Andi,Nanda,Bambang,Lutfan,dan Widian. Pada saat itu kami berangkat terakhir, pada saat di Pos 1 kami diberi tantangan untuk menjawab soal yang diberikan oleh kak DKR, soal itu berupa Sandi Siput. Awalnya kami kesulitan mengerjakan soal itu, dan akhirnya kami bekerja sama dengan anak putra. HOREEE.........!!!! akhirnya kami bisa meyelesaikan soal itu dan kami berangkat ke 2 setelah SMP Kristen Bendungan. Kami pun melanjutkan perjalanan, jarak antara Pos 1 dengan Pos 2 sangatlah jauh. Kami melewati jalan bebetuan, jalan yang menanjak, dan bahkan jalan yang berliku.

Dalam perjalanan kami sambil bersendau gurau dengan anak putra. Setelah melewati jalan bebatuan, jalan yang menanjak dan bahkan jalan yang berliku akhirnya kami sampai di Pos 2 tepatnya di Lapangan Limbangan, ternyata di Pos 2 sudah ada SMP Kristen. Di Pos 2 sama dengan di Pos 1 hanya saja soal di Pos 2 berupa Sandi Jam. Kami menyelesaikan soal itu dengan cepat, bahkan kami berangkat lebih awal dari SMP Kristen. Kami melanjutkan perjalanan, dalam perjalanan menuju Pos 3 kami melewati ladang yang sangat sejuk, Aku sangat hafal dengan jalan ini karena aku sering melewatinya. Setelah melewati ladang itu, kami istirahat di sebuah warung. Saat rasa capek telah lumayan hilang, kami melanjutkan perjalanan melewati sawah-sawah yang indah. Pada pukul 12.00 kami sampi di Pos 3, tepatnya di Lapangan Ngabeyan. Untuk melanjutkan perjalanan ke Pos 4 kami di beri tantangan untuk mengambil semua sampah yang ada di lapangan Ngabeyan.

Kami melanjutkan perjalanan menuju Pos 4. Untuk bisa sampai ke Pos 4 kami menempuh perjalan selama 1 jam, dan sampailah di Pos 4. Tantangan di Pos 4 berupa penciuman. Kami berhasil menyelesaikan tugas, dan melanjutkan perjalanan ke SMP N 1 Selomerto. Sesampainya di SMP N 1 Selomerto kami langsung mandi. Sambil menunggu pukul 19.00 kami istirahat, sholat, dan makan. Tepat pukul 19.00 kami mengikuti kegiatan Api Unggun dan Youlth Party kegiatan itu sangat meriah. Seusai Api Unggun ada hiburan penampilan seni dari kelompok Jambire PIK-R. Setelah itu selesai kami pun tidur (BOCAN “Bobok Cantik”).

Pada hari ketiga kami bangun pukul 05.00 langsung mengambil air wudhu dan solat berjamaah, setelah selesai sholat kami senam pagi dan sarapan. Selesai sarapan kami mandi. Setelah itu kami mengikuti upacara penutupan, dan pengumuman juara. Setelah upacara penutupan usai sayonara dan pulang............................................

Aku senang bisa mengikuti kemah budaya karena aku dapat melatih kemandirian dan kebersamaan

sekian