Jumat Bersih seluruh Warga MTs N Wonosobo

Program MTs N Wonosobo dalam meningkatkan kesadaran Siswa akan kebersihan Lingkungan

Serah terima jabatan

Serah terima jabatan pengurus OSIS periode 2012/2013 ke periode 2013/2014 Pembacaan surat keputusan kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri Wonosobo tentang Pembentukan Pengurus OSIS dan Pemberian Penghargaan kepada Peserta LDK terbaik

Heaking Curuk Winong

Siswa MTs N Wonosobo dan gabungan kepramukaan se kecematan Selomerto

MTs N Wonosobo Jakarta Tour

Sudah menjadi Program MTs N Wonosobo setiap tahunya.

LDK MTs N Wonosobo

Latihan Dasar Kepemimpinan MTs Negeri Wonosobo

Senin, 09 Maret 2015

Siswa Bepretasi Kelas VIII H Bercita-cita menjadi Guru Matematika

Fadriatul Khoriyah

Siswa Bepretasi Kelas VIII H Bercita-cita menjadi Guru Matematika

“Bukanlah Kesulitan yang membuat kita takut, tapi ketakutanlah yang membuat kita sulit”. Hadits yang diriwayatkan Ali Bin Abi Tholib itulah yang menjadi motivasi Fadriyatul Khoriyah dalam meniti prestasi dalam belajar dan setiap masalah yang di hadapinya. Oleh karena itu, jangan pernah menyerah untuk mencoba dan jangan pernah mencoba untuk menyerah. Serta jangan berkata pada Allah “aku punya masalah besar” akan tetapi katakanlah pada masalah “aku punyal Allah yang Maha Besar”… (al Hadits). Jelas, Fadriyatul saat membuka perbincangan dengan Majalah Prestasi.


Lanjutnya, dia juga mengatakan bahwa orang tuanya juga selalu mendiorong dan memotivasinya dalam belajar. Dan dia selalu mengingat pesan dari orang tuanya agar bersikap baik tidak sombong dan selalu bersikap jujur. Kerana hal tersebut merupakan salah satu kunci untuk meraih keberhasilan.

Siswa yang kini duduk di bangku kelas 8 H merupakan siswa berprestasi di bidang akademik. Dia juga memiliki cita-cita menjadi seorang guru matematika. Sebuah cita-cita yang sangat mulia, mengingat bahwa guru adalah sebuah pekerjaan yang mulia di mana dapat membagikan sebuah ilmu kepada sesama (murid).

Putri dari keluarga Slamet Ikhwan dan Siti Zaenah ini juga menjelasakan alasan mengapa ingin menjadi guru mata pelajaran matematika. Mengingat pelajaran matematika merupakan mata pelajarang yang sering di hindari para siswa. Menurutnya, pelajaran matematika sangat mengasyikan, karena selalu mengajak otak kita untuk terus berpikir. Karena semakin diajak berpikir otak akan semakin terasah dan terbiasa. Sehingga, daya pikir kita semakin maju, dan kreatif, jelasnya.

Siswa kelahiran Wonosobo 24 Februari 2002 juga memiliki hobi membaca dan mendengarkan musik. Serta tinggal bersama orangtuany di desa Gunungtawang rt 06 rw 02 Selomerto. Dan memiliki motto “Jadilah yang terbaik, tetapi jangan pernah menganggap dirimu yang terbaik.

Minggu, 22 Februari 2015

Pemanfaatan Sampah Kertas Menjadi Kerajinan Bernilai Ekonomis

Pemanfaatan Sampah Kertas Menjadi Kerajinan Bernilai Ekonomis - Bertambahnyajumlahmanusiaberdampakpadasemakinmeningkatnyajumlahkebutuhanmanusiaitusendiriakansegalasesuatudiantaranyabarangkebutuhan primer, sekunder, ataupuntersier. Dalamhalpenyediaansegalamacamkebutuhantersebuttidakbisalepasdaripengemasansertabahan-bahan yang digunakandalampenyajiannya. Akan Tetapi proses tidakberhentisampaidisitusajanamunadadampak yang patutmenjadiperhatiankitasemuakarenabisamemberikandampak yang sangatbesarkepadamanusiaitusendiriyaituberupasisaatausampahdari proses penyediaansegalabarangkebutuhantadi.

Sampahitusendiridapatdiartikansebagai material sisa yang tidakdiinginkansetelahberakhirknyasuatu proses (Wikipedia, 2012). Selanjutyaberdasarkansifatnyasampahjugadikategorikanmenjadiduayaitusampahorganik (degradable) yaitusampah yang mudahmembusuksepertisisamakanan, sayuran, daun-daundansebagainyabahkanbisadiolahmenjadikompos.Jenissampah yang keduayaitusampahanorganik (undegradale) yaitusampah yang tidakmudahmembusukatausangatsukaruntukdiuraikanolehmikroorgnasimesepertisampahplastik, kaleng, kertas, botoldansebagainya.Jenissampah yang pertamayaitusampahorganiktaditidakmemberikandampak yang seriusterhadapmanusiadanlingkungankarenahanyamembutuhkansedikitpengelolaansajaakantetapijenissampah yang keduayaitusampahanorganiksangatmembutuhkanpenanganan yang seriuskarenajikadibiarkantertumpukbegitusajamakatidakdapatdibayangkandampaknyaterhadapmanusiadanlingkungan. Misalkansajasampahplastikkarenaberbahanpolimermakadibutuhkanwaktusampaidengan 500 tahununtukdapatterurai, apajadinyadenganbumikitainijikasampahplastikiniterustertumpukdandibiarkanbegitusaja.

Untukmenanggulangimasalahsampahanorganikiniselainmenggunakansistemdaurulangadasistem lain yang dapatdigunakanyaitudenganmengolahkembalisampah-sampahtersebutmenjadibarang lain yang memilikinilaiekonomis. Ada duahal yang didapatdari proses tersebutyaituadanyausahadalammengurangijumlahsampahanorganikdan yang keduabisamembukalapangankerjamelaluitangan-tangankreatifsehinggamenghasilkankarya-karyabernilaiekonomi.

Pemanfaatan Sampah Kertas Menjadi Kerajinan Bernilai Ekonomis

Salahsatucontohusahapengolahankembalisampahanorganikiniadalahpengolahankertasbekassebagaikerajinanrumahtanggaataumenjadiperabotanrumah yang sangatindah.Berbekalbakat, ide kreatif, dayaimajinasiserta rasa kepedulianterhadaplingkunganiamampumengolahsampah-sampahkertassepertibungkus-bungkusrokok, kotakbekas, kertas cover bukudan lain sebagainyamenjadianyamanberbagaibentuk. Sampahtersebutdapatdisulapmenjadikerajinanberupawadahkueberbentukangsa, guci, keranjangbuah, vas bunga, kotakpermencelengandll.

Olehkarenaselamainiparapengepulkertasbekashanyamengambilataumendaurulangsampah-sampahkertasberukuranbesarsajasepertikardusataukotakbesarlainnyasedangkansisanyasampahkertasberukurankecilpadaakhirnyaakanberujungpada proses pembakaran yang jugamemberikandampakterhadappolusiudara. Setelahbahan-bahanterkumpul proses pengolahaninimulaimengguntingbahankertastadisesuaiukuran. Selanjutnyakertas yang telahdiguntingdilipat, digulungataupundiuntirsesuaidenganmodelnya yang barulahkemudiankertashasildilipatan, digulunganataupundiuntirantersebutdirangkaiataupundianyammenjadibarang-barangatauperabotanrumahtangga yang diinginkan, untukmenambahkekuatanrangkaianatauanyamandapatditahbahkandenganlemkayu.Langkahterakhiryaitu finishing yaitudenganmelapisirangkaiankertasvernisatau pun cat.Setelahdilapisimakadapatdipastikanhasil-hasilkerajinantadidapatbertahan lama.

Pemanfaatan Sampah Kertas Menjadi Kerajinan Bernilai Ekonomis

Selainlimbahkertasdapatdijadikankerajinansepertidiatasdapat pula diolahmenjadibuburkertassebagaibahanpengganti semen ataupun gypsum untukmembuatkerajinanmetodecetak,seperti ;celengan, pigora, topeng, patung, kertasdaurulang, hiasandiding. Untuk proses pengolahanbuburkertas, kertasdipotongkecil-kecilkemudiandirendam air selama 2-4 hari, selanjutnyadiblenderatauditumbukhinggahalus. Setelahmenjadibuburkertasditambahlemkayudapat pula ditambah semen putih agar lebihkuat, barulahsiapkancetakansesuaidengankeinginan.Dalam proses pencetakanbuburkerjatasharusdipadatkan agar mendapatkanhasil yang halusdankuat, kemudianbarulahdikeringkandengansinarmatahari. Proses akhirkerajinanhasilcetak dipoles dengancat agarlebihmenarikdantahan lama. Selamatmencoba.

Kamis, 19 Februari 2015

Tips Cara Pertolongan Orang Kesurupan

AWAS KESURUPAN

Achmad Zudin,S.Ag

Kita sering menjumpai Fenomena kesurupan yang terjadi disekitar kita bahkan ada yang bentuknya masal,dalam kajian ini saya akan mengulas sedikit tentang fenomena kesurupan semoga dapat membuka kesadaran kita bahwa syariat Islam sejatinya dibangun atas dasar Al Qur’an dan Hadits.Peristiwa yang lebih dikenal dengan istilah kesurupan atau kerasukan jin ini acap kali menjadi polemik di tengah masyarakat kita yang heterogen,sehingga sekian persepsi bahkan kontroversi sikap pun bermunculan ke permukaan. Ada yang membenarkan dan ada pula yang mengingkari, ada pula yang menganggapnya sebagai Perbuatan syirik.Yang sangat berbahaya adalah karena hanya ingin dikatakan lebih hebat dan kuat diantara orang lain mereka bermain-main dengan jin dan mereka tidak sadar kalau hal itu dapat membawanya kedalam perbuatan syirik karena kedangkalan terhadap pemahaman agama Islam.

Tips Cara Pertolongan Orang Kesurupan

Kesurupan adalah salah satu kasus gangguan mahluk halus Jin terhadap manusia. Dalam Al Qur’an Allah mengingatkan agar kita waspada terhadap golongan Jin ini, Rasulullah juga mengingatkan bahwa Jin bisa keluar masuk tubuh manusia melalui jalan darah.Jin juga seperti manusia terdiri atas berbagai bangsa, suku, golongan dan kelompok. Ada yang baik ada pula yang buruk, ada yang sholeh , beriman, bertakwa ada pula yang kafir , munafik dan berperilaku buruk. Jin yang sholeh dan baik biasanya tidak suka usil mengganggu manusia, namun Jin kafir dan berperilaku buruk sering mengganggu kehidupan manusia.Di dalam kitab Ash-Shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنِ ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ

“Sesungguhnya setan itu dapat berjalan pada tubuh anak cucu Adam melalui aliran darah.” (HR. Al-Bukhari ). Jin juga bisa masuk dan melakukan interfensi terhadap kehidupan manusia oleh beberapa sebab antara lain: Pengaruh keturunan, pengaruh benda pusaka,tanpa sengaja menggangu kediaman Jin,diminta datang dan hadir oleh yang bersangkutan,didatangkan atau dihadirkan oleh pawang atau orang yang ahli. Adapun ciri utama orang yang kerasukan, biasanya orang tersebut tiba-tiba jatuh pingsan, tidak sadar diri, lalu melakukan perbuatan yang tidak wajar seperti teriak-teriak dan menjerit atau berbicara yang tak jelas, meminta sesuatu, atau marah-marah yang tak jelas, matanya bisa sambil tetap tertutup, tapi bisa juga terbelalak melotot menakutkan, bisa juga sambil menangis menjerit-jerit kesakitan, menangis meraung raung, atau menggeram seperti suara harimau, atau bicara seperti nenek- nenek atau kakek-kakek, atau seperti anak kecil, atau seperti perempuan nakal yang merayu-rayu,bila dipukul tidak merasa kesakitan, ada banyak sekali modusnya, tak terhitung. 

Kalau kita sedih, stress, gundah, menolak realitas, capek beraktivitas, bengong, melamun, berpacaran,bertindak asusila dan lain-lain dan yang berbahaya adalah ketika sudah berlebihan (ekstrem) sampai membuat kita kehilangan kontrol diri. Jika keadaan pikiran dan fisik yang terlalu berlebihan itu dialami oleh orang yang jiwanya masih labil, maka sangat mungkin reaksinya adalah disosiasi (kehilangan kesadaran), histeria, kesurupan atau masuknya energi negatif ke dalam dirinya.Orang yang di sekitarnya pun rentan apabila pertahanan jiwanya lemah atau memiliki kondisi kejiwaan yang sama. Seperti kata Prof. Dr. Dadang Hawari, reaksi disosiasi bisa menimpa mereka yang jiwanya labil ditambah dengan kondisi jiwa yang tertekan. Reaksi ini akan menjadi kesurupan massal karena sugesti. Orang yang berpotensi mudah terkena kesurupan bila mana dalam keadaan :

Orang yang merasa terlalu tertekan atau terlalu kosong jiwanya. Terlalu tertekan itu sama bahayanya dengan terlalu kosong (bengong) bagi pikiran manusia,Terlalu tertekan fisik dan mentalnya sehingga terlalu capek,Mereka yang pemalas dan kurang kreatif dalam menghadapi kenyataan hidup atau konflik sehingga mudah merasa menemui jalan buntu atau mudah merasa terkendala,Mereka yang semangat hidupnya lemah, terlalu bergantung pada kekuatan eksternal di luar dirinya sehingga mudah dikontrol oleh kekuatan lain,Mereka yang terlalu mudah cemas, khawatir, atau takut (pesimis) atau yang susah mengendalikan dan mengelola emosi negatif menjadi positif (reaktif),Mereka yang kurang latihan berpikir rasional dalam hidup (kurang berlandasan iman ,taqwa dan amal sholeh),Mereka yang berpacaran sebelum waktunya,bertindak asusila dan suka melanggar aturan.Maka dari itu jika kita menjumpai orang yang memiliki tanda tanda atau gejala seperti tersebut, segera lakukan tindakan pertolongan darurat atau pertama dengan cara :

1. Ajak beberapa orang dewasa yang berani dan kuat untuk menggotong dan membawa sipenderita ketempat yang aman dan nyaman, agar bisa ditidurkan dengan telentang di atas tempat tidur kalau di rumah, atau di rumput kalau di lapangan. Kalau siang hari, bawa keluar ruangan, justru di bawa ketempat yang terkena sorotan sinar matahari langsung ( jin takut sinar matahari langsung).

2. Segera cari sejenis cairan yang bisa merangsang saraf penciuman di hidungnya seperti antara lain: Parfum yang tidak mengandung alkohol, minyak wangi biasa yang agak keras baunya, minyak angin cap Elang, minyak angin cap Kapak, Balsem dan lainya. Segera oleskan di lubang hidungnya agar terhirup dan merangsang saraf penciumannya.

3. Segera kompres kepala di bagian ubun-ubunnya dengan minyak wangi atau minyak angin, atau air es yang dingin untuk merangsang saraf kesadaran di otaknya.

4. Segera lepaskan pakaian, sepatu, arloji, jaket dan sabuk atau jilbab ( yang membuat penderita sesak nafasnya ) dalam batas tak melanggar etika kesopanan dan agama.

5. Jauhkan penderita dari mereka yang iseng menonton (yang membuat penderita tidak nyaman,gerah,kepanasan,sesak nafas ) dan dapat menjadi kesurupan masal.

6. Panggil ahli kesehatan medis dan ahli kesehatan non medis praktisi spiritual penyembuh yang berpengalaman, untuk mendeteksi apakah penderita pingsan karena kesurupan atau karena sakit ayan, atau sakit jiwa atau sakit lainnya/santet/guna guna.

7. Hindari melakukan tindakan kekerasan kepada penderita yang meronta ronta dan melakukan perbuatan kasar/brutal, atasi sebaik mungkin.

8. Hindari perbuatan untuk menggoda dan membuat penderita sebagai obyek permainan,lawakan, tontonan dan gurauan,

9. Minta tolong pada orang yang ahli dan berpengalaman ( sesuai dengan syareat Islam ) untuk melakukan tindakan penyembuhan lebih lanjut,jauhi ilmu perdukunan.

10. Seorang yang memang sudah ahli dan berpengalaman menyembuhkan penyakit kesurupan, biasanya menggunakan metoda penyembuhan sesuai aliran ilmu pengobatan yang dikuasainya. Ada yang menggunakan enerji Illahiah,kalau penyembuh metoda enerji Illahiah, pasti akan memasukan metoda Rukyah/pembacaan ayat suci Al Quran secara terbuka dan jelas didengar banyak orang, dilengkapi berbagai media yang tak dilarang oleh agama,sehingga terbebas dari unsur syirik.

Pengobatan bagi orang yang kesurupan dapat dengan cara seorang muslim yang hatinya sejalan dengan lisan,perbuatan dan ruqyahnya membacakan bacaan bagi orang yang kesurupan. Dan pengobatan dengan ruqyah yang paling ampuh adalah dengan surat Al-Fatihah,ayat kursi, dua ayat terakhir surat Al-Baqarah, Qul Huwallahu ahad (surat Al-Ikhlas), Qul A’uudzubirabbil Falaq (surat Al-Falaq), dan Qul A’uudzubirabbin Naas (surat An-Naas), dengan memberi tiupan pada orang yang kesurupan dan mengulangi bacaan tersebut sebanyak tiga kali atau lebih, dan ayat-ayat Al-Qur’an lainnya.Sebab seluruh isi Al-Qur’an adalah penyembuh bagi apa yang ada di dalam hati, petunjuk, dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.

Waktu yang rawan terkena kesurupan sebenarnya adalah pada saat setelah terbenam sinar matahari, karena jin jahat/setan adalah tergolong dalam kejahatan bila malampun telah tiba.Tapi kesurupan bisa juga terjadi pada siang hari dalam kasus kasus tertentu. Upaya pencegahan agar kita terhindar dari penyakit kesurupan, disamping selalu beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, kita juga harus melakukan dengan cara taubat dari segala macam kesalahan dan dosa, senantiasa bertadarus Al Qur’an,berdzikir, do’a dan ta’awwudz yang sudah di syari’atkan dan dengan taat pada semua perintah dan menjauhi larangan Allah SWT, disamping itu kita juga harus memperhatikan beberapa hal dibawah ini supaya terbebas dari kesurupan :

1. Hindari kencing dan buang air besar sembarangan disebuah hutan atau semak belukar yang sepi, atau dibawah pohon dan batu besar, yang mungkin kediaman jin.

2. Hindari kebiasaan pergi kekuburan untuk hanya meminta berkah dari arwah almarhum, tapi kalau mau justru kirimilah mereka dengan doa.

3. Hindari kebiasaan atau budaya lama membakar kemenyan, memberikan sesajen kepada arwah leluhur, Danyang atau penguasa jin setempat, baik dirumah, dipekarangan ataupun dipekuburan.

4. Hindari bekerjasama dengan Jin Islam apapun, termasuk Khodam yang sering diperjual belikan.

5. Jangan menyimpan dan memberikan sesajen pada benda pusaka seperti keris, golok, tombak, batu cincin dll baik di rumah maupun di kantor.

6. Jangan memakai dan menyimpan cincin berbatu sakti yang diyakini berisi jin sakti seperti Keong Buntet, Rantai Babi.

7. Jangan menyimpan atau memakai isim /jimat bertuliskan Huruf Arab.

8. Jangan suka bermain mengundangn jin/arwah seperti jailangkung Jalangse.

9. Jangan mau dijadikan media untuk menghadirkan arwah leluhur.

10. Jangan mau diajak bekerjasama dengan jin apapun, termasuk jin Islam, haram hukumnya.

11. Hindari sikap sombong,ingin menang sendiri dan serakah

12. Jangan berbuat maksiat dan perbuatan yang melanggar syari’at yang telah ditetapkan Allah .

13. Hindari minuman keras,berpacaran belum waktunya dan bertindak asusila.

Kesurupan akan dapat merusak kondisi mental dan fisik. Fisik akan semakin lemah, bisa melakukan bunuh diri, sarafnya juga akan rusak dan bisa bodoh bahkan jadi gila.Dan ingatlah syirik diibaratkan semut hitam diatas batu hitam dalam waktu malam yang gelap gulita.Mengapa kita hanya ingin kelihatan lebih hebat,menang dan kuat dari orang lain dengan melakukan perbuatan syirik dan dosa,kita harus menyikapi kesurupan dengan benar sesuai syri’at Islam sehingga terhindar dari perbuatan syirik yang dosanya tidak diampuni oleh Allah SWT,Mari kita kembali kejalan syari’at yang telah ditetapkan di dalam kitab suci Al Qur’an dan Hadits sehingga akidah kita akan selamat.

Selasa, 17 Februari 2015

Pelatihan Penilaian Kurikulum 2013

Pelatihan Penilaian Kurikulum 2013

Pelatihan Penilaian Kurikulum 2013

Mengingat banyaknya keluhan dari guru tentang sistim penilaian siswa di kurikulum 2013, untuk itu MTs Negeri Wonosobo memberikan paltihan tersebut kepada guru-guru. Agar ke depannya tidak ada masalah lagi dalam pembuatan nilai siswa.

Selama tiga hari bapak/Ibu guru MTs Negeri Wonosobo mengikuti pelatihan penilaian kurikulum 2013. Pelatihan yang di mulai 13-15 Oktober 2014 berlangsung lancar. Pelatihan yang di bimbing oleh Muchtarudin, S, Ag yang juga guru MTs Negeri Wonosobo.

Selama tiga hati pelatihan tersebut guru-guru di beri materi tentang bagaimana cara memasukkan nama siswa ke dalam kolom, hingga memasukkan nilai-nilai siswa hingga menjadi nilai raport.

Heni Trihastuti, M.Pd menuturkan, akhirnya dia paham dalam mengolah nilai dengan sistem yang diberikan dalam pelatihan tersebut. Walau masih ada beberapa yang belum paham, namun itu bukan menjadi persoalaan dan terus mempelajarinya. Sehingga dapat mengerti betul tentang pembuatan nilai di kurikulum 2013 ini, tuturnya.

Hal yang sama pun di alami oleh guru-guru yang lain, karena mengolah nilai di Kurikulum 2013 ini sangat berbeda jauh dengan sistem pengolajan nilai di kurikulum sebelumnya. Dengan adanya pelatihan penilaian kurikulum 2013 ini di harapkan semua guru mampu memahami cara pengolahan nilainya. | akhmat